21 bendera tri falaq tunggallistik

  

Pengertian P2NPWardijien

A. Pendahuluan

Dari dan demi keAgungan asma Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa. Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang serta demi  keselamatan umat manusia, khususnya Bangsa Nusantara. Saya sebagai pencetus Pedoman Hidup Tri Falaq Tunggallistik  akan menjelaskan beberapa hal tentang keberadaan Ilmu Pedoman Hidup Manusia Tri Falaq Tunggallistik.

Allah SWT. telah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal juga  sebaik-baiknya membaca, memahami dan mempelajari sesuatu adalah diniatkan demi dan atas nama Allah. Swt yang  telah menciptakan manusia serta mencerdaskannya.

Oleh karena itu pedoman hidup Tri Falaq Tunggallistik adalah sebuah kecerdasan/ilmu pengetahuan yang  merupakan petunjuk demi keselamatan umat manusia agar kembali ke jalan yang benar yang di Ridhoi Allah.SWT  Tuhan Yang Maha Esa. Karena saat ini kebanyakan manusia telah dan menjauh dari tujuan penciptanya  bahkan Manusia telah mengarah pada kehidupan yang tak ber-etika, tak ber-moral  sekaligus  cenderung lebih biadab layaknya binatang buas dihutan belantara yang umumnya Manusia lebih mengandalkan kekuatan  (emas, uang, Kekuasaan, pangkat, Jabatan) sebagai pembenaran kebiadaban yang dilakukannya .

Keadaan tersebut diataslah yang mendasari terlahirnya Pedoman Hidup Tri Falaq Tunggalistik yang bersifat  Universal diharapkan mampu mendukung, mempertahankan dasar Negara Pancasila dalam memperbaiki, menyelamatkan Keadaan  Kesatuan Repbulik Indonesia saat ini sedang krisis multi dimensi.

 

B. Maksud dan Tujuan

1) Memberikan pedoman hidup / garis-garis besar tentang tingkah laku dan tatanan kehidupan yang beradab sesuai
dengan agamanya masing-masing.
2) Membangun umat manusia yang beriman dan bertaqwa serta beretika, bermoral juga berprikemanusiaan yang adil dan beradab yang tidak bertentangan dengan prinsip dasar manusia.
3) Pedoman hidup diharapkan mampu membantu, menanamkan, menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dalam jiwa generasi penerus bangsa Indonesia yang bermoralkan Pancasila.

 C . Visi dan Misi

1) Mendukung, memperbaiki, menyempurnakan Pedoman / Falsafah yang sudah ada di dunia saat ini dan yang akan datang agar sesuai dengan kehendak Allah.SWT Tuhan Yang Maha Esa.
2) Mengajak, mengarahkan dan membawa umat manusia kembali ke jalan yang benar agar selamat dunia dan akhirat.
3) Menghentikan, menyingkirkan, menghancurkan praktek-praktek tata kehidupan/falsafah bertentangan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 D. Sifat

Pedoman Hidup TRI FALAQ TUNGGALLISTIK bersifat UNIVERSAL / UMUM yaitu berlaku bagi siapa saja, kapan saja, di mana saja, dan tidak membedakan-bedakan suku, dan agamanya serta tidak mendukung salah satu partai apapun.

E. Pengertian Kata TRI FALAQ TUNGGALLISTIK
a. Tri: adalah tiga.
b. Falaq : adalah Kekuasaan Allah.SWT Tuhan yang Maha Esa.
c. Tunggal: adalah Padu tak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya
d. Listik: adalah System / pedoman/ tata kehidupan.

Jadi arti kata TRI FALAQ TUNGGALLISTIK adalah suatu pedoman hidup umat manusia yang mengacu pada keterpaduan tiga sistem kekuasaan Allah.SWT Tuhan yang Maha Esa. yang terdapat dalam tubuh manusia (cara kerja tubuh manusia.)

 F.Lambang

Perlu dipahami bersama bahwa lambang yang saya buat adalah sebagai penjelas/sebagai penjelas/penggambaran sebuah ilmu  pengetahuan tentang pedoman hidup manusia yang diharapkan dimasa-masa yang akan datang lambang ini mampu dijadikan pedoman bagi seluruh umat manusia, jadi lambang tersebut bukan lambang Partai, Kelompok, Golongan, Ormas atau sejenisnya.

1) Warna dasar putih merah dan putih serta pita warna Aksara Mudareka Nusantara “TRI FALAQ TUNGGALLISTIK”.
Warna putih merah dalam kehidupan sehari-hari manusia harus mendahulukan kesucian/kebenaran (Putih), barulah menggunakan kekuatan, keberanian (Merah) dengan tetap berpedoman hidup pada TRI FALAQ TUNGGALLISTIK.

 2) Bulatan Warna Hijau Kreatifitas Bidang AQIDAH / Akhlak dan Moralitas (Falaq 1). 
Dalam tubuh manusia makhluk alat kelamin artinya Allah.SWT yang Tuhan Maha Esa. menguasai alat kelamin
dalam rangka penciptaan manusia, jadi punya anak atau tidak punya anak adalah Hak / kekuasaan Allah. SWT
Tuhan Yang Maha Esa. maknanya manusia memiliki kewajiban beribadah sesuai dengan agamanya masing-masing.

 3) Bulatan warna Merah menguasai bidang politik (Falaq 2).
Dalam tubuh manusia manusia kepala/ otak artinya Allah yang Maha Esa.mengusai otak dalam rangka mencerdaskan dan memberi hidayah manusia jadi cerdas dan bodohnya manusia tergantung Allah.SWT Tuhan yang Maha Esa. tetapi setiap manusia memiliki kewajiban mencari ilmu sebanyak-banyaknya agar tidak menjadi
orang yang bodoh.

 4) Bulatan warna Hitam menguasai bidang ekonomi (Falaq 3).
Dalam tubuh manusia.SWT jantung dan hati artinya Allah.SWT Tuhan yang Maha Esa. mengusai jantung dan hati manusia dalam rangka menghidupkan dan mematikan manusia jadi hidup dan matinya manusia tergantung dari  kekuasaan Allah.SWT Tuhan yang Maha Esa. makannya setiap manusia memiliki kewajiban untuk mencari rejeki/penghidupan agar tidak menjadi fakir miskin.

 5) Lingkaran luar warna hitam Kreatifitas bidang PERTAHANAN dan KEAMANAN ( bukan Falaq ).
Dalam tubuh manusia, kaki dan tangan artinya manusia harus menjalani hidup dirinya agar mampu  membela diri dan mempertahankan diri dari segala yang mengancam keselamatan agar hidupnya tidak dijajah oleh orang/negara/bangsa lain.

 6) Pohon beringin kepemimpinan. 
dalam tubuh manusia manusia Roh sebagai pengendali, pelindung, pengarah, penjaga: Aqidah, Kecerdasan,
Ekonomi dan kekuatan yang digunakan untuk menjalankan yang benar dan berguna / membantu orang lain. Maknanya setiap manusia harus mampu memimpin diri sendiri dan keluarganya serta harus bertanggung jawab dihadapan dan Allah.Swt. Tuhan yang Maha Esa. atas apa yang dipimpinnya.

Ciri manusia yang sesuai dengan pedoman hidup “TRI FALAQ TUNGGALLISTIK ” antara lain rajin bekerja,
ia rajin belajar, ia rajin beribadah dan ia mampu bela diri juga dapat memimpin dan mengendalaikan diri dengan baik dan benar. Pertanyaan saya sudahkah anda sesuai pedoman hidup “ TRI FALAQ TUNGGALLISTIK “.

 G.Penutup

 Pedoman Hidup TRI FALAQ TUNGGALLISTIK merupakan bentuk tanggung jawab dari anak bangsa dalam mendukung dan mempertahankan dasar Negara Pancasila dalam mengahadpi semakin kerasnya perang idielogi dan campur tangan / pemaksaan kehendak pihak asing yang menghancurkannya falsafah Pancasila yang berdampak pada hancurnya / bobroknya tatanan etika dan moral kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demi keselamatan bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini perlu pengembangan pembinaan hubungan antar suku dan agama serta pemahaman pemahaman / pemikiran tentang hak dan kewajiban di tiap-tiap aparatur dan warga Negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemahaman yang sama tentang hak dan kewajiban tersebut perlu diwujudkan dalam bentuk penerapan standarisasi nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak bertentangan dengan moral Pancasila dan harus dipatuhi semua pihak yang akhirnya kita semua mampu bergotong-royong, bahu-membahu dalam memperbaiki Negara kita.

Pada dasarnya tiap manusia wajib bekerja agar sejahtera, wajib belajar agar pandai, wajib beribadah sesuai agamanya masing-masing, dan wajib belajar bela diri juga wajib belajar memimpin diri sendiri sebelum pemimpin lain begitulah cara terbaik mengisi kemenangan melawan penjajahan bukan sebaliknya kita bersikap masa bodoh atau malah menjadi penjajah bangsa itu sendiri.

Artinya tidak baik jika orang lain bekerja sementara kita kekenyangan, tidak baik jika orang lain tidak sekolah anak kita sekolah di luar negeri, tidak baik jika kita beribadah  dengan rajin sementara tetangga kita berbuat maksiat kita diamkan saja, itu semua akan menjadi bibit perpecahan di antara kita .

Hilangkan fikiran-fikiran ingin diri melepaskan dari NKRI, Ego kedaerahan, rasa memusuhi Pancasila tetapi lebih baik kita bangun dan perkuat kembali NKRI dengan cara mencari akar masalah lalu kita bermusyawarah mecari solusi terbaik untuk mengatasinya jangan saling menyalahkan agar kita menjadi bangsa yang lebih besar dan lebih beradab di antara bangsa yang lain.

Pencetus : WARDI.SH
Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang
HAK CIPTA 047721