17

 

Melambangkan Kreatifitas Bidang Ekonomi

Disimbolkan warna hitam sebagai perwujudan setiap manusia memiliki kebutuhan pokok dan kewajiban mencari rezeki untuk mempertahankan kelangsungan hidup maknanya setiap wajib bekerja keras tidak boleh bermalas- malasan dan bekerja sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Dalam tubuh manusia melambangkan Jantung dan hati Manusia.

Setiap manusia wajib bekerja dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya (bekerjalah siapa tahu seakan-akan hidup seribu tahun). Bekerjalah seakan-akan hidup seribu tahun jangan menjadi orang yang malas, kita harus percaya sesungguhnya hidup pasti akan mati dan rejeki yang kita dapatkan baik haram/halal akan diminta untuk dipertanggung jawabkan oleh ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karna itu, berusaha dan bekerjalah mencari rejeki yang halal jangan lupa berzakat, infaq dan bersodaqoh.

Baithul Muharam adalah tempat larangan-larangan Allah (Iri, Dengki, Sirik, Egois, Dendam, Takabur, Munafik, Fasik, Sombong,  Maka kita harus membersihkan diri dari sifat tersebut. Agar hidup kita bersih/suci dapat di ibaratkan kalau kita beribadah ke Mekkah Baitullah kita harus bersihkan diri dari sifat Iri, Dengki, Sirik, Egois, Dendam, Takabur, Munafik, Fasik, Sombong wajib membayar/modal dari uang yang halal. Oleh karena itu, musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri sendiri bukan orang lain (Hancurkan diri kita sendiri Sebelum menghancurkan musuh di luar diri kita sendiri.

Dalam peradaban Sunda dapat digambarkan sebagai Silih Asih.

Silih Asih adalah setiap diri/manusia diwajibkan untuk saling memberi/mengasihi satu sama lain di dalam kehidupan, jangan sampai tega/membiarkan orang lain kelaparan dan kehausan sementara kita kekenyangan / berlebihan (mensejahterakan kehidupan bangsa), Maka tugas orang tua adalah memberikan makan anak-anaknya jangan sampai kelaparan, rajin bekerja, menabung untuk masa depannya sebaik orang tua adalah juga mewariskan dan kalau mampu memberi warisan harta kepada anaknya untuk bekal.